Maruquez Menyesali Keputusan Mahal yang Dibuatnya

 Berita MotoGP

Maruquez Menyesali Keputusan Mahal yang Dibuatnya

Maruquez Menyesali Keputusan Mahal yang Dibuatnya – Marc Marquez mengatakan strateginya di Brno bisa lebih baik tetapi ia mengakui hasil ini cukup baik dalam kondisi seperti itu. Pemimpin klasemen sementara Kejuaraan Dunia MotoGP itu finish di podium ketiga dan masih unggul 53 poin dari Valentino Rossi.

Cal Crutchlow memenangi balapan tersebut, sementara Rossi berada di posisi kedua. Itu berarti Marquez hanya kehilangan empat poin dari rider asal Italia di klasemen. Marquez juga memperbesar keunggulannya atas Jorge Lorenzo setelah pembalap Spanyol itu kehilangan poin.

“Hari ini kami tidak melakukan strategi terbaik atau memilih ban terbaik tetapi OK, itu benar-benar keputusan saya karena jujur saya mengharapkan ada flag to flag race,” kata Marquez.

“Biasanya di sini bisa kering lebih cepat tapi juga bisa terus basah, dan ketika saya yakin bahwa lintasan akan terus basah, saya katakan, OK, saya perlu untuk mengelola ban ini.

“Saya coba menemukan semua bagian lintasan yang basah dan ketika Crutchlow dan Valentino menyalip saya, saya melihat garis pada ban ternyata mereka menggunakan ban keras dan saya berkata: saya lupa, cengkeraman ban mereka jauh lebih bagus.

“Aku melupakan dua pembalap ini dan mulai berkonsentrasi pada dua Ducati (Andrea) Iannone dan (Hector) Barbera, untuk mencoba mengendalikan mereka.

Meski tidak memenangkan balapan, Marquez mengatakan ia merasa nyaman mengendarai Honda di segala kondisi.

“Bagi saya, yang paling penting adalah bahwa saya merasa kuat di lintasan kering dan basah karena untuk kejuaraan, hal ini sangat penting,” tambah pembalap 23 tahun tersebut.

“Dalam kondisi kering, akselerasi jauh lebih penting dan itu adalah titik lemah kami. Dalam kondisi basah, batas percepatan adalah ban belakang, bukan mesin atau aksi akrobatik.

“Jadi karena alasan itu kita jadi lebih kompetitif. Pada lintasan kering, di tikungan saya merasa kuat dan saya bisa melihat ini di sini karena di FP2 saya sangat kuat tanpa akselerasi,” pungkas Marquez.

Author: